Webinar Kesehatan Umum Nasional Menerbitkan Buku Populer Cegah Rabun Senja Sejak Dini: Inovasi Media Promosi Kesehatan Berbasis Literasi Anak

Kesehatan mata merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang tumbuh kembang, proses belajar, dan kualitas hidup anak. Kemampuan melihat dengan baik memungkinkan anak menjalankan berbagai aktivitas secara optimal, mulai dari membaca, menulis, bermain, hingga berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, upaya menjaga kesehatan mata perlu dilakukan sejak usia dini melalui pemenuhan gizi yang baik, perilaku hidup sehat, serta deteksi dan pencegahan berbagai gangguan penglihatan. Salah satu kondisi yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pemeliharaan kesehatan mata anak adalah rabun senja, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan melihat dalam keadaan cahaya redup atau pada malam hari. Rabun senja dapat berkaitan dengan kekurangan vitamin A, yang apabila tidak ditangani secara tepat dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan mata yang lebih serius. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan vitamin A dan zat gizi lainnya memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan mata anak. Pencegahan rabun senja tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan orang tua, guru, sekolah, dan masyarakat. Pengetahuan mengenai pentingnya asupan vitamin A, sumber pangan kaya vitamin A, pola makan bergizi seimbang, serta perilaku yang mendukung kesehatan mata perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks tersebut, literasi kesehatan menjadi salah satu komponen penting dalam membangun kemampuan masyarakat untuk memahami informasi kesehatan dan menerapkannya dalam pengambilan keputusan yang tepat. Namun, informasi kesehatan yang bersumber dari penelitian dan pedoman ilmiah sering kali disampaikan dengan bahasa teknis yang sulit dipahami oleh masyarakat umum, khususnya anak-anak. Diperlukan upaya untuk mengubah informasi berbasis evidence menjadi materi edukasi yang sederhana, menarik, akurat, dan sesuai dengan karakteristik sasaran. Salah satu media yang dapat digunakan adalah buku populer kesehatan, yang memungkinkan informasi ilmiah dikemas melalui bahasa komunikatif, cerita, ilustrasi, dialog, infografik, maupun contoh yang dekat dengan kehidupan anak. Buku populer edukasi kesehatan memiliki potensi sebagai media promosi kesehatan yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran dan mendorong perubahan perilaku. Buku yang dirancang secara menarik dapat menjadi sarana belajar bagi anak sekaligus menjadi media pendamping bagi orang tua dan guru dalam mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini. Dengan demikian, penerbitan buku populer mengenai pencegahan rabun senja dapat menjadi salah satu inovasi dalam memperluas jangkauan promosi kesehatan berbasis literasi. Tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam proses tersebut. Selain memiliki kompetensi dalam memahami evidence kesehatan, tenaga kesehatan juga perlu memiliki kemampuan untuk menerjemahkan informasi ilmiah menjadi komunikasi kesehatan yang efektif. Kemampuan menulis populer menjadi penting agar pesan kesehatan tidak berhenti pada ruang akademik, tetapi dapat diakses dan dipahami oleh masyarakat secara lebih luas. Kolaborasi antara tenaga kesehatan, pendidik, penulis, dan berbagai pihak terkait dapat menghasilkan media edukasi yang memiliki dasar ilmiah sekaligus menarik bagi pembaca anak. Atas dasar tersebut, Webinar “Menerbitkan Buku Populer Cegah Rabun Senja Sejak Dini: Inovasi Media Promosi Kesehatan Berbasis Literasi Anak” diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai rabun senja dan strategi pencegahannya, sekaligus membekali peserta dengan kemampuan mengubah evidence kesehatan menjadi materi edukasi populer. Webinar ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga diarahkan pada keterampilan praktis dalam menyusun bab buku populer yang komunikatif, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik anak. Melalui rangkaian kegiatan yang terdiri atas pemahaman mengenai tantangan kesehatan mata anak, strategi mengubah evidence menjadi edukasi, serta Kelas Menulis: Menyusun Bab Buku Populer “Cegah Rabun Senja Sejak Dini”, peserta diharapkan mampu menghasilkan tulisan edukasi yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari buku populer kesehatan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran literasi sebagai bagian dari promosi kesehatan sekaligus menghasilkan media edukasi yang dapat dimanfaatkan oleh anak, orang tua, guru, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan gangguan kesehatan mata sejak dini.

WEBINAR KESEHATAN UMUM NASIONAL
Menerbitkan Buku Populer Cegah Rabun Senja Sejak Dini: Inovasi Media Promosi Kesehatan Berbasis Literasi Anak

# Terbitkan Buku Edukasi Rabun Senja

Biaya Pendaftaran: Rp. 9.000,- (Sembilan Ribu Rupiah)

Nomor Rekening BRI : 015101003113562 (an. Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat)

Nilai SKP & Sasaran Peserta: https://bit.ly/WebRabunSenja

Link Pendaftaran: https://linktr.ee/ProgramYmindset atau melalui https://indonesiasehat.id/agenda/

Link Plataran Sehat : https://lms.kemkes.go.id/courses/efcf4e0d-0424-48d6-8658-7a514de70efc

Pelaksanaan Webinar: Kamis, 10 September 2026
Webinar Pukul: 12.45 WIB – Selesai

Narahubung via WhatsApp:
https://wa.me/6285647676878 (Salsa Nurohman Putri)

Leave a Comment