Webinar Kesehatan Umum Nasional Menerbitkan Buku Populer Batuk Rejan Bukan Sekadar Batuk: Inovasi Literasi Anak untuk Pencegahan Pertusis

Pertusis atau batuk rejan merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh Bordetella pertussis ini dapat menyerang semua kelompok usia, namun bayi dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan mengalami komplikasi serius, seperti pneumonia, kejang, gangguan pernapasan, hingga kematian. Meskipun program imunisasi telah berjalan secara luas, kasus pertusis masih ditemukan akibat berbagai faktor, antara lain rendahnya cakupan imunisasi lengkap, keterlambatan diagnosis, kurangnya kewaspadaan masyarakat, serta terbatasnya pemahaman mengenai gejala dan pencegahan penyakit ini. Di era digital saat ini, masyarakat memperoleh informasi kesehatan dari berbagai sumber yang tidak selalu valid dan berbasis bukti ilmiah. Informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan kesalahpahaman mengenai penyakit, imunisasi, maupun upaya pencegahan yang seharusnya dilakukan. Oleh karena itu, peningkatan literasi kesehatan menjadi salah satu strategi penting dalam pengendalian pertusis. Literasi kesehatan yang baik akan membantu masyarakat memahami informasi kesehatan secara benar, mengambil keputusan yang tepat, serta menerapkan perilaku pencegahan yang efektif dalam kehidupan sehari-hari. Tenaga kesehatan dan tenaga medis memiliki peran strategis sebagai sumber informasi terpercaya bagi masyarakat. Selain memberikan pelayanan kesehatan, mereka juga berperan sebagai edukator yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit menular, termasuk pertusis. Namun demikian, penyampaian informasi kesehatan yang efektif memerlukan kemampuan untuk menerjemahkan hasil penelitian dan evidence-based practice menjadi bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum. Salah satu media promosi kesehatan yang memiliki daya jangkau luas dan berkelanjutan adalah buku populer kesehatan. Buku populer mampu menyajikan informasi ilmiah secara sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok pembaca, termasuk orang tua, guru, kader kesehatan, serta anak-anak. Melalui buku populer, pesan kesehatan dapat disampaikan secara lebih mendalam dibandingkan media promosi kesehatan lainnya, sehingga berpotensi meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat dalam jangka panjang. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan upaya untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan tenaga medis dalam menyusun buku populer yang berkualitas sebagai media promosi kesehatan. Webinar “Menerbitkan Buku Populer Batuk Rejan Bukan Sekadar Batuk: Inovasi Literasi Anak untuk Pencegahan Pertusis” diselenggarakan sebagai wadah pembelajaran dan kolaborasi bagi berbagai profesi kesehatan untuk memahami isu pertusis terkini, mengembangkan keterampilan komunikasi kesehatan berbasis literasi, serta menghasilkan karya buku populer yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi dan promosi kesehatan bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai karya edukatif yang tidak hanya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung upaya pencegahan dan pengendalian pertusis pada anak secara berkelanjutan.

WEBINAR KESEHATAN UMUM NASIONAL
Menerbitkan Buku Populer Batuk Rejan Bukan Sekadar Batuk: Inovasi Literasi Anak untuk Pencegahan Pertusis

# Terbitkan Buku Edukasi Pertusis

Biaya Pendaftaran: Rp. 9.500,- (Sembilan Ribu Lima Ratus Rupiah)

Nomor Rekening BRI : 015101003113562 (an. Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat)

Nilai SKP & Sasaran Peserta: https://bit.ly/WebPertusis

Link Pendaftaran: https://linktr.ee/ProgramYmindset atau melalui https://indonesiasehat.id/agenda/

Link Plataran Sehat : https://lms.kemkes.go.id/courses/71260e72-2076-412e-9392-a31fd04381ca

Pelaksanaan Webinar: Kamis, 17 September 2026
Webinar Pukul: 12.45 WIB – Selesai

Narahubung via WhatsApp:
https://wa.me/6285647676878 (Salsa Nurohman Putri)

Leave a Comment