
Mega Kartikasari (apoteker)
apt. Mega Kartikasari, S.Farm., M.Biomed. (lahir 9 Agustus 1991) adalah seorang apoteker, pendidik, penulis, dan pegiat kesehatan masyarakat asal Indonesia. Ia dikenal aktif dalam pengembangan layanan keapotekeran promotif, edukasi kesehatan berbasis komunitas, serta penguatan peran apoteker melalui kegiatan akademik, organisasi, dan karya tulis. Selain berkarier sebagai dosen dan praktisi keapotekeran, ia juga terlibat dalam pengembangan kewirausahaan kesehatan berbasis herbal. Saat ini, ia menempuh pendidikan doktoral pada International PhD Program in Biomedical Engineering (IPBME) di Taipei Medical University, Taiwan.
Kehidupan awal dan pendidikan
Mega Kartikasari lahir di Ponorogo, Jawa Timur. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Pakunden, melanjutkan ke SMP Negeri 2 Ponorogo, dan SMA Negeri 1 Ponorogo. Pendidikan tinggi ditempuh di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dengan menyelesaikan program Sarjana Farmasi pada tahun 2014 dan Pendidikan Profesi Apoteker pada tahun 2015. Ia kemudian meraih gelar Magister Ilmu Biomedis dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman pada tahun 2021.
Sejak 2025, ia melanjutkan studi doktoral pada International PhD Program in Biomedical Engineering (IPBME) di Taipei Medical University, Taiwan.
Karier
Apoteker, Akademisi, dan Wirausahawan Kesehatan
Mega Kartikasari berpengalaman sebagai dosen di Universitas Peradaban (2018–2022) dan sejak 2022 mengajar di Universitas Harapan Bangsa. Di bidang praktik kefarmasian, ia aktif sebagai pemilik dan/atau Apoteker Penanggung Jawab di sejumlah apotek, antara lain:
- Apotek Rakyat Sehat
- Apotek Vindi Farma
- Apotek Anova
- Apotek Asiatica
Selain itu, ia juga terlibat dalam pengembangan kewirausahaan kesehatan berbasis herbal. Bersama suami, ia mendirikan dua Café Gingerol dengan konsep Apotecafé di Ajibarang serta satu kedai herbal Gingerol di Pasar Pon Purwokerto. Inisiatif ini dikenal sebagai pelopor konsep apotecafé herbal di Indonesia, yang mengintegrasikan edukasi kesehatan, layanan kefarmasian, dan gaya hidup sehat berbasis herbal.
Sebelumnya, ia memiliki pengalaman di industri farmasi sebagai Supervisor Produksi Non Beta Laktam di PT Etercon Pharma (Novel Pharmaceutical) pada periode 2015–2016.
Organisasi dan Kepemimpinan
Mega Kartikasari aktif dalam berbagai organisasi profesi, akademik, dan kemasyarakatan, di antaranya:
- Sekretaris Umum Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat (2015–sekarang)
- Anggota Bidang Pengabdian Masyarakat Ikatan Apoteker Indonesia PC Banyumas (2018–2022)
- Ketua Umum IMM Komisariat Farmasi UMP (2013–2014)
- Sekretaris Umum IMM Komisariat Farmasi UMP (2012–2013)
- Ketua Bidang IMMawati IMM Cabang Banyumas (2014–2015)
- Anggota Dewan Mahasiswa Fakultas Farmasi UMP (2010–2011)
- Anggota Korps Muballighah Banyumas (2012)
Prestasi
- Wisudawan Terbaik Universitas Muhammadiyah Purwokerto : Juara II Bidang Keislaman dan Kemuhammadiyahan (2014)
Karya Tulis
- Bagaimana Kalau Kita Sehat (2025)
- Apotek Herbal Sekolah (2025)
- Layanan Keapotekeran Promotif (2024)
- Lima Puluh Motivasi Diri (2024)
- Fabel Nasihat Sang Garuda (2023)
- Padepokan Indonesia Sehat (2016)
- Kaum Muda Melawan Korupsi: Bunga Rampai (2014)
Hak Kekayaan Intelektual
- Pedoman Penggunaan Antibiotika – Nomor Pencatatan 000616136
- Modul Sekolah Sehat Digital Berkarakter Pancasila Tahap I–III – Nomor Pencatatan 000953932
- Apotek Herbal Sekolah – Nomor Pencatatan 001013104
Kehidupan Pribadi
Mega Kartikasari menikah dengan apt. Lukman Hakim, S.Farm., M.Biomed., seorang apoteker, pendidik, dan pegiat kesehatan masyarakat. Pasangan ini dikaruniai seorang anak bernama Muhammad Abdullah Faizan Hakim.


